Skip to content

KUNJUNGAN LDD X PS K7 KE PONDOK KELAPA

Pada hari Rabu, 19 Juli 2023, LDD KAJ dan Putri Sakristi Katedral Jakarta mengunjungi teman-teman di TPU Pondok Kelapa. Pada pukul 08.00 pagi, kami berkumpul bersama di LDD KAJ. Awalnya, kami belum tahu apa itu LDD, bahkan sempat tersesat ketika menuju ke gedung LDD yang berada di sebelah gereja. Di sana, kami semua bekerja sama membantu memindahkan sembako-sembako yang akan kami berikan kepada teman-teman di Pondok Kelapa. 

Kami pun bersama-sama menuju ke TPU Pondok Kelapa. Sesampainya di tujuan, kami melewati pemakaman dan berjalan menuju tempat di mana anak-anak yang tinggal di daerah tersebut berkumpul. Kondisi disana sangat berisik, banyak tawa, candaan, dan teriakan riang anak-anak. Awalnya, kami bingung “Waduh gimana nih cara ajak mereka main bersama, berisik banget disini”. Terlebih lagi setiap anak sudah asyik sendiri dengan kesibukan mereka. Tapi ternyata, saat kami mengajak mereka untuk bermain sebuah permainan yang bernama ‘simon says’, banyak dari mereka yang dengan antusias berpartisipasi. Kami juga mengajak mereka bernyanyi bersama. 

Setelah bernyanyi dan bermain bersama, kami diberi waktu free time untuk lebih berbaur dan mengenal anak-anak Pondok Kelapa. Menurut kami, waktu free time ini merupakan waktu yang paling bermakna. Di sini, kami dapat mengenal satu-satu teman dari Pondok Kelapa. Mereka mengajak kami untuk bermain game-game yang sering mereka mainkan bersama. Kami bermain game kotak pos, es krim diputar-putar, dan masih banyak lagi. Kami juga membuat tiktok dance “If We Ever Broke Up”, “Cupid”, dan juga lagu favorit mereka yaitu “Aiya Susanti”. Dengan begitu, kami dapat dengan mudah mengenal mereka. Mereka pun senang karena dapat bermain bersama. 

Sementara itu sebagian dari kami sibuk membagikan sembako kepada para warga Pondok Kelapa. Para warga dengan tertib menerima sembako sehingga pembagian dapat berjalan dengan lancar. Kami pun ikut senang karena dapat membantu warga setempat dan melihat mereka menerima sembako dengan ceria.

Setelah itu, kami berjalan-jalan mengelilingi daerah TPU Pondok Kelapa sembari dipandu oleh anggota LDD. Dijelaskan bahwa rumah-rumah di sana hanya terbuat dari triplek dan kayu lusuh. Kami tidak dapat membayangkan bagaimana rumah-rumah kecil itu dapat menampung banyak orang dan memberikan perlindungan. Tak hanya itu, lingkungan pemakaman dan pemukiman warga penuh dengan sampah berserakan. Jalan yang terdapat di depan rumah-rumah ditutupi dengan puing-puing batu dan ubin tajam yang tentunya tidak aman untuk dilewati. Kebanyakan dari warga di sana bekerja sebagai pemulung atau pembersih makam. Mereka bahkan sudah terbiasa dengan lingkungan pemakaman yang bagi banyak orang dianggap menyeramkan. 

Pengalaman ini membuat kami lebih bersyukur dengan apa yang kami punya dan kami belajar untuk berbagi kepada orang yang lebih membutuhkan. Meskipun kami kadang memiliki kekurangan, namun dalam kekurangan tersebut kami harus belajar berbagi. Karena masih banyak orang yang lebih membutuhkan pertolongan. 

Setelah berkegiatan di TPU Pondok Kelapa, kami kembali ke LDD KAJ. Di sini, kami menjadi mengetahui apa itu LDD. LDD adalah Lembaga Daya Dharma yang membantu masyarakat kecil, para buruh, penyandang disabilitas, dan lain-lain. Selain itu juga kami diberikan kesempatan untuk menonton penampilan band disabilitas dari tim LDD KAJ. Dengan segala kekurangan yang dimiliki, mereka dapat memberikan penampilan yang luar biasa. Kami pun menjadi termotivasi untuk bergabung dalam LDD dan berbuat baik kepada orang di sekitar. Pengalaman ini sungguh bermakna dan membuat hati kami tergerak. Terima kasih LDD KAJ!

Penulis      : Felicia Karen | Cecillia Gracia Michiko | Birgitta Marcella Tan

Publisher : Marhen Novaliano Andrean

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *